Zaenal Nur Hafidin

Life is Challege, Become the Winner in Your Life

Misteri di Balik Hati Wanita

Misteri di Balik Hati Wanita

Wahai para pembaca, apakah anda tahu bahwa untuk sampai ke bulan itu jauh lebih mudah daripada memyelami hati wanita? Cukup dengan peralatan modern semacam kapal ulang-alik, anda bisa sampai di bulan dan bisa menginjakkan kaki anda di sana. Tapi untuk menyelami hati seorang wanita, sampai sekarang belum ada satu pun alat yang bisa menyingkap misteri di balik hatinya. Tidak ada seorang ilmuwan pun yang bisa menciptakan alat untuk menyelami dan mengetahui rahasia-rahasi yang ada di dalamnya.

Jika lisan adalah alat untuk mengungkapkan isi hati, maka lisan wanita terputus dari hatinya. Apa yang ditampakkannya jauh beda dari arti apa yang tersimpan di lubuk hatinya. Bukan hanya bertindak layaknya seorang munafiq, tapi dia bisa berbaju kejujuran untuk menyembunyikan kebohongan; berselendang kebenaran dan kebejikan untuk menutupi kejahatannya. Kerudung keaslian yang dipakai juga hanyalah sebuah kedok kepalsuan, persis kaya serigala berbulu domba. Dia bisa menjadi musuh dalam selimut yang sangat berbahaya.

Wanita mampu menyembunyikan kemarahannya dibalik senyuman manisnya. Dia mampu mengendalikan emosinya dibalik raut mukanya yang lugu dan polos. Kata-katanya yang lembut dan sedikit manja mampu menyembunyikan dendam yang membara di dadanya. Tapi ingat, bila ada kesempatan, dia pasti akan menyerang mangsanya. Bisa saja mangasany adalah laki-laki yang telah berjanji atas nama Allah untuk menjadi teman setianya. Tapi wanita tetaplah wanita, dengan segala kecerdikannya. Seorang penyair, Al-Mutanabbi, mengatakan bahwa jika seorang ratu kecantikan telah berjanji, dia akan menepati janjinya. Janjinya adalah bahwa janjinya itu takkan pernah abadi.

Disini kita bisa memahami hikmah di balik Hadits Rasulullah:

“Saya melihat neraka, ternyata kebanyakan penghuninya adalah wanita.”

Tapi bukan berarti Hadits ini menjelek-jelekkan wanita atau meremehkannya. Bukankah Rasulullah juga membawa kabar gembira buat wanita, bahwa surga ada di bawah telapak kakinya? Tapi apa semua wanita membawa surga di bawah telapak kakinya? Tentu tidak. Lalu siapa wanita yang beruntung mendapatkan kehormatan seperti ini? Siapa wanita yang dijanjikan kedudukan terhormat ini?

Dialah wanita yang mejaga kehormatannya, menegakkan shalat lima waktunya, melaksanakan puasanya, dan menjaga lisannya dari segala keburukan. Dialah wanita yang hatinya memiliki penjaga berupa ketakwaan, kejujuran, dan kesetiaan, hingga tidak ada laki-laki yang bisa memasuki hatinya, selain sang suami. Dialah wanita yang hatinya mejelma menjadi kebun yang subur ditumbuhi segala keutamaan. Tiada noda dosa di dalamnya, tiada keburukan dan cela, tidak ternoda oleh kebusukan hawa nafsu dan bisikan setan.

Dialah wanita yang menjaga dan mencintai suaminya sepenuh hati. Baginya menjaga suami sama nilainya dengan ibadah shalat. Mencintai suaminya sama dengan mengetuk pintu surga dengan salam. Dialah wanita yang memilih hidup sederhana daripada hidup mewah bergelimang harta. Dialah wanita yang enggan menodai kehormatan dan nama baik suaminya dengan perilaku yang tercela. Dia mengakui kodratnya sebagai wanita, tidak pernah mengeluh atau menggerutu karena pemberian suaminya yang sedikit, pandai menempatkan dirinya pada posisi yang benar, tahu bagaimana menjaga perasaansuaminya. Dialah wanita yang menyimpan rapat-rapat rahasia suami dan rumah tangganya. Dia tidak mau rahasia hidupnya menjadi buah bibir orang-orang disekitar

Apa benar wanita lebih kuat ?

Tidak Banyak laki-laki yang menyadari bahwa wanita sebenarnya jauh lebih kuat. Yang Banyak justru mengatakan laki-laki lebih kuat dan lebih perkasa daripada wanita. Hanya saja kekuatan yang dimiliki wanita tidak terletak pada otot-ototnya. Dalam agama memang dijelaskan bahwa laki-laki adalah pemimpin bagi wanita. Kelebihan itu ada pada kemampuan laki-laki dalam qiwamah (kepemimpinan). Secara logis kita mengakui bahwa laki-laki memang pantas memimpin wanita, tapi tidak sebaliknya.

Rasul berpesan:

“bertakwalah kalian kepada Allah dalam (mengurusi) dua orang yang lemah; wanita danpelayan.”

Rasulullah mengatakan bahwa wanita adalah makhluk lemah agar laki-laki menjaganya, membantunya, dan menjadi tempat mengadu kala ditimpa kesusuahan. Beliau sendiri diutus di tengah-tengah kaum yang menghinakan wanita, lalu beliau membelanya, memuliakannya, dan mengangkat derajatnya. Dalam islam tidak ada yang memberikan nilai lebih kepada laki-laki atau wantia, selain keimanan dan ketaqwaan.

Dengan status lemah yang disandangnya, bukan berarti wanita tidak mampu berbuat apa-apa. Wanita hanya membutuhkan perlindungan dari seorang laki-laki, sehingga dia merasa aman dan merasa diperhatikan. Bukan tanpa bukti bila ada orang mengatakan wanita lebih kuat daripada laki-laki.

Wanita mampu mengalahkan laki-laki yang paling kuat sekalipun hanya dengan sebuah senyumannya yang manis dan tawanya yang cantik. Tatkala berkata-kata dengan manja dan lemah lembut, ia mampu meluluhkan hati laki-laki yang super galak dan super kuat. Ia mampu membuatnya bertekut lutut dan takluk. Ketika ia menyanyikan sebuah lagu dengan suaranya yang merdu dan menggoda, ia mampu membuat jantung setiap laki-laki berdegup kencang, tak enak makan dan tidurpun tidak nyenyak. Ia bahkan mampu membuat laki-laki mabuk kepayang dan beranggapan bahwa dirinya adalah satu-satunya laki-lakiyang ada dihatinya, padahal hati wanita bagaikan rumah penginapan tempat mencari kesenangan, yang semakin sempit karena menbludaknya pengunjung.

Ketika wanita sakit, atau berpura-pura sakit, ia mampu mempermainkan perasaan laki-laki, sampai-sampai laki-laki itu merasa bahwa kuku-kuku kematian mulai mencakarnya untuk merampas hidupnya. Bahkan ia mampu membuat laki-laki seperti kerbau yang dicocok hidungnya. Itu terjadi ketika ia menggunakan senjata kewanitaannya pas di depan matanya, menampakkan kecantikannya, dan memamerkan kemolekan tubuhnya. Saat itu laki-laki merasa kekuatannya tidak mampu lagi menyaingi kekuatan wanita. Kumis yang terbal tidak lebih dari kumis kucing, tidak lagi menakutkan atau mengerikan, hanya menjadi semacam hiasan pemanis bibir.

Jadi wanita memiliki kekuatan magis yang tidak dimiliki laki-laki. Aura kekuatannya hampir terlihat dalam segala hal; pandangan matanya, senyuman manisnya, suara manjanya, jalannya, gerakannya, dan segala tindak tanduknya… Karena itulah, Islam memberikan pelajaran-pelajaran khusus untuk wanita demi menjaga dirinyadan menjaga laki-laki dari pengaruh buruknya. Islam menyuruh untuk mengenakan pakaian yang menutupi aurat agar tidak dipakai senjata untuk menyesatkan laki-laki.

Islam juga melarangnya berbicara dengan kedipan mata, karena kedipan matanya mempunyai unsur magis dan mampu mengatakan apa-apa yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Islam menyuruhnya untuk menjaga lisan dari perkataan yang manja, dan menjaga tubuhnya dari gerakan-gerakan erotis mengundang birahi, sehingga ia bisa menjelma menjadi bunga mawar hitam indah yang tak tersentuh tangan-tangan jahil. Keindahan dan keharumannya tetap terjaga sepanjang waktu.

Apa ada yang masih meragukan kekuatan wanita? Selama wanita masih memiliki kekuatan ini, dan selama wanita masih memiliki senjata-senjata ampuhnya untuk mengalahkan laki-laki, apakah ada cara yang bisa dipakai untuk memasuki hatinya? Bagaiman seorang laki-laki bisa menaklukkannya dan menjadi penguasa singgasana hatinya dengan kekuatan cinta dan tidak keluar lagi selamanya?

Banyak jalan menuju Roma. Ada beberapa cara yang bisa dipergunakan dengan baik akan mampu menawan hati seorang wanita, sehingga tidak berpaling kepada yang lain. Apa itu?

August 13, 2011 - Posted by | Islamic

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: