Zaenal Nur Hafidin

Life is Challege, Become the Winner in Your Life

Nahdlatul Ulama

Banyaknya oraganisasi islam di Indonesia ini sangat menarik, itu menandakan Islam mengalami perkembangan yang pesat ditandai dengan banyaknya organisasi-organisasi Islam. Tapi berkembangnya Islam diikuti juga dengan banyaknya organisasi-organisasi yang menyimpang pula dari hukum-hukum islam. Misalkan Ahmdiyah, mereka dikatakan keluar dari islam karena organisasi mereka telah berani mengganti isi dan maksud dari Al-Qur’an. Masya Allah

Maka dari itu untuk para pembaca sekalian berhati-hatilah.

Disini saya akan menceritakan dan menjelaskan salah satu Organisasi Islam yang ada di Indonesia. Salah satu organisasi yang fantastis dan Organisasi terbesar nomor 1 seIndonesia.

Nahdlatul Ulama (kebangkitan cendekiawan islam atau kebangkitan ulama’)

Atau singkatan dari NU, organisasi yang lahir di Jombang, 31 Januari 1926 yang bergerak dibidang sosial, politik, dan ekonomi ini merupakan organisasi terbesar nomor 1 di Indonesia.

Sejarah

Ketertinggalan mental maupun sosial yang dialami Indonesia pada masa penjajahan telah membangkitkan kaum terpelajar untuk mempertahankan bangsa ini melalui Organisasi dan Pendidikan. Tahun 1908, muncul gerakan yang dikenal “Kebangkitan Nasional”. Semangat kebangkitkan pun muncul dimana-mana saat rakyat Indonesia sadar akan ketertinggalan dan penderitaan akibat jajahan negara lain, akibatnya muncullah organisasi-organisasi Pendidikan dan Kebebasan.

Kalangan-kalangan pesantren yang fokus terhadap pelawanan penjajahan, akhirnya menanggapi Kebangkitan Nasional dengan membentuk berbagai Organisasi-organisasi seperti pada tahun 1916 muncul organisasi Nahdlatul Wathan atau Pergerakan Tanah Air. Kemudian didirikan Nahdlatul Afkar atau Nahdlatul Fikri (kebangkitan pemikiran) sebagai wahan pendidikan dan politik. Kemudian juga didirikan Nahdlatul Tujjar (pergerakan kaum saudagar) yang berfungsi sebagai penyeimbang dan perbaikan ekonomi rakyat Indonesia. Dengan adanya Nahdlatul Tujjar, maka Nahdlatul Afkar tampil sebagai kelompok studi lembaga pendidikan yang berkembang sangat pesat dan memiliki cabang di beberapa kota.

Organisasi dan komite yang bersifat Embrional dan Ad hoc, dirasa tidak cukup dan perlu untuk mengembangkan yang lebih sistematis untuk mengantisipasi perkembangan jaman. Dengan mengumpulkan berbagai Ulama, akhirnya pada Rajab 1344 Hijriah (13 Januari 1926) mereka sepakat untuk membentuk Organisasi yang bernama Nahdlatul Ulama yang dipimpin oleh KH. Hasyim Asy’ari sebagai Rais Akbar.

KH. Hasyim Asy’ari, Rais Akbar ialah ketua Nahdlatul Ulama pertama.

Untuk menentukan prinsip dasar Organisasi, KH. Hasyim Asy’ari merumuskan kitab Qanun Asasi (prinsip dasar), kemudian juga merumuskan kitab I’tiqad Ahlussunnah Wal Jamaah. Kedua kitab tersebut kemudian ditatapkan dalam khittah NU, sebagai dasar dalam berpikir dan bertindak dalam bidang sosial keagamaan, sosial, dan politik.

Paham Keagamaan

NU menganut paham Ahlussunah waljama’ah, sebuah pola pikir yang mengambil jalan tengah antara ekstrem aqli (rasionalis) dengan kaum ekstrem naqli (skripturalis). Karena itu sumber pemikiran bagi NU tidak hanya al-Qur’an, sunnah, tetapi juga menggunakan kemampuan akal ditambah dengan realitas empirik. Cara berfikir macam ini, dirujuk dari Ulama terdahulu seperti Abu Hasan Al Asy’ari, dan Abu Mansyur Al Maturidi dalam bidang teologi. Kemudian dalam bidang Fiqih lebih memegang Mazhab Imam Syafi’i, namun mengakui tiga mazhab lain Imam Hambali, Imam Maliki dan Imam Hanafi sebagaimana tergambar dalam lambang Bintang yang berjumlah 4. Sementara dalam bidang tasawuf, mengembangkan metode Al-Ghazali dan Junaid Al-Baghdadi, yang mengintegrasikan antara tasawuf dengan syariat.

Gagasan kembali kepada Khittah pada tahun 1984, merupakan momen penting dalam merumuskan kembali Ahlussunah Wal jama’ah, serta merumuskan kembali metode berfikir baik dalam bidah fiqih maupun sosial. Serta merumuskan kembali hubungan NU dengan Negara. Organisasi tersebut berhasil kembali membangkitkan gairah pemikiran dan dinamika sosial dalam Nahdlatul Ulama.

 

August 21, 2011 - Posted by | Islamic, Knowledge

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: